Rabu, 02 November 2011

Rumah Sakit Jiwa

Ada seorang pasien rumah sakit jiwa. Suatu hari telah tiba masanya untuk keluar dari rumah sakit. Di dampingi perawatnya, dia di uji didepan puluhan dokter di rumah sakit tersebut. Salah satu dokter memintanya menceritakan kisah yang ia ketahui. Pasien tersebut kemudian bercerita..


" Ada sebuah rumah sakit jiwa. Pasiennya banyak sekali. Saking banyaknya, rumah sakit kekurangan tenaga perawat. Lalu dirundingkan sebuah rencana agar pasien tersebut ada yang memperhatikan. Maka disimpulkan satu keputusan. Mereka akan memilih satu pasien dari setiap lantai rumah sakit untuk menjadi kepala pasien yang kemudian akan membantu merawat pasien lainnya."

"Diadakanlah kompetisi pemilihan pasien terwaras disana. Ketika para dokter sampai ke lantai satu, salah satu dari mereka mengeluarkan buah apel, dan bertanya kepada seluruh pasien, " Adakah diantara kalian yang tahu,, benda apakah ini" salah satu pasien menjawab : saya tahu.. itu adalah apel. dokter kemudian berkata : benar ini adalah apel. Lalu bagaimana menggunakannya? pasien dengan polos menjawab.. ya dimakan dong. akhirnya dipilih lah dia menjadi ketua pasien lantai 1."

" Selanjutnya mereka pergi kelantai 2 dan mengeluarkan pisang, kejadian kembali berulang, seorang pasien mejawab itu adalah pisang, bagaimana memakannya? dikupas dulu kulitnya,, maka dipilihlah dia menjadi ketua lantai 2..."

Pasien ini melanjutkan ceritanya " Selanjutnya mereka ke lantai tiga.. dokter mengeluarkan sebuah alat musik.. entah apa namanya... cara mainnya ditiup dan di pegang dengan tangang.. tp saya lupa namanya.." Seorang dokter dengan lantang menjawab" Suling!"

Pasien tersebut bertepuk tangan... " Bagus.. kalau begitu kau jadi ketua lantai 3 ya... "









1 komentar:

  1. hahaha,,,, tipe orang sakit masih stadium satu itu.hahahaha,,,

    BalasHapus